HANYA SENDIRI
14 september 2019
Pernah kau merasa berada di titik terendah ?
Pernahkah kau merasa menjadi orang yang paling tak berguna ?
Pernahkah kau merasa ditinggalkan seorang diri ?
Seakan tak ada pertolongan yang datang, tak ada seorang pun yang perduli dengan keadaanmu !
Aku sedang berada di titik itu sekarang !
Bercerita kepada sahabat atau teman, mereka memberi aku nasehat seakan pernah mengalami apa yang pernah aku alami. Aku tau mereka mau menghiburku dan menguatkanku dengan kata-kata bersabar dan kata-kata semua akan indah pada waktunya !
Berkata aku harus bersukur dengan keadaan aku sekarang, banyak yang lebih menyedikan keadaannya sekarang dari pada aku.
Berniat bercerita kekeluarga ??
Terkadang iya tapi aku urungkan kembali karna aku tak ingin terlihat lemah didepan mereka, yang mereka tau aku dapat megatasi segalanya ! aku anak yang tegar,anak yang tidak pernah mengeluh, anak yang selalu bisa mereka kendalikan. Pernah sesekali aku mencoba bercerita tentang kesusahan ku, yang aku dapatkan jauh dari ekspetasiku. Yang mereka inginkan aku selalu mengerti keadaan mereka. Ini yang membuat aku enggan bercerita tentang apa yang aku rasakan, apa yang aku alami, apa yang sedang mengusik pikiran ku.Aku hanya bisa memendam semuanya. Saat semuanya masalah, semua ketidak mampuan, semua lelahnya jiwa dan raga sudah tak mampu lagi terbendung. Aku hanya bisa menangis, menangisi keadaanku yang jauh dari kata beruntung. Jika kalian melihat ku, yang kalian lihat hanyalah kebahagiaan, ketawa, bercanda yang keterlaluan, melakukan hal-hal yang konyol. Semua itu aku lakukan bukan semata-mata karna aku ingin melakukannya, aku hanya ingin menutupi rasa sedihku, rasa kecewaku, luka batin yang aku rasa semakin hari semakin dalam. Dan dengan membuat kekonyolan, bercanda dan tertawa lepas aku hanya menghibur diri, dengan cara ini pula aku dapat melupakan sejenak segala masalah yang ada.
Aku senang menyendiri !
Disaat aku sendiri aku bisa menumpahkan segalanya, ingin berteriak tapi tak mungkin bisa. Aku hanya seorang anak rumahan yang mainnya kurang jauh. Tapi bukan bearti akutidak suka keadaan ramai. Aku suka karna aku dapat melupakan sejenak permasalahanku.
Pernah kau merasa berada di titik terendah ?
Pernahkah kau merasa menjadi orang yang paling tak berguna ?
Pernahkah kau merasa ditinggalkan seorang diri ?
Seakan tak ada pertolongan yang datang, tak ada seorang pun yang perduli dengan keadaanmu !
Aku sedang berada di titik itu sekarang !
Bercerita kepada sahabat atau teman, mereka memberi aku nasehat seakan pernah mengalami apa yang pernah aku alami. Aku tau mereka mau menghiburku dan menguatkanku dengan kata-kata bersabar dan kata-kata semua akan indah pada waktunya !
Berkata aku harus bersukur dengan keadaan aku sekarang, banyak yang lebih menyedikan keadaannya sekarang dari pada aku.
Berniat bercerita kekeluarga ??
Terkadang iya tapi aku urungkan kembali karna aku tak ingin terlihat lemah didepan mereka, yang mereka tau aku dapat megatasi segalanya ! aku anak yang tegar,anak yang tidak pernah mengeluh, anak yang selalu bisa mereka kendalikan. Pernah sesekali aku mencoba bercerita tentang kesusahan ku, yang aku dapatkan jauh dari ekspetasiku. Yang mereka inginkan aku selalu mengerti keadaan mereka. Ini yang membuat aku enggan bercerita tentang apa yang aku rasakan, apa yang aku alami, apa yang sedang mengusik pikiran ku.Aku hanya bisa memendam semuanya. Saat semuanya masalah, semua ketidak mampuan, semua lelahnya jiwa dan raga sudah tak mampu lagi terbendung. Aku hanya bisa menangis, menangisi keadaanku yang jauh dari kata beruntung. Jika kalian melihat ku, yang kalian lihat hanyalah kebahagiaan, ketawa, bercanda yang keterlaluan, melakukan hal-hal yang konyol. Semua itu aku lakukan bukan semata-mata karna aku ingin melakukannya, aku hanya ingin menutupi rasa sedihku, rasa kecewaku, luka batin yang aku rasa semakin hari semakin dalam. Dan dengan membuat kekonyolan, bercanda dan tertawa lepas aku hanya menghibur diri, dengan cara ini pula aku dapat melupakan sejenak segala masalah yang ada.
Aku senang menyendiri !
Disaat aku sendiri aku bisa menumpahkan segalanya, ingin berteriak tapi tak mungkin bisa. Aku hanya seorang anak rumahan yang mainnya kurang jauh. Tapi bukan bearti akutidak suka keadaan ramai. Aku suka karna aku dapat melupakan sejenak permasalahanku.